28 Pompong Nelayan Subi Sisir Laut H2 Pencarian Arif, Jeregen dan Kain Penutup Mesin Ditemukan

Lainnya, Natuna394 Dilihat

ANTASENABULETIN.ID,NATUNA – Hari kedua (H2) pencarian nelayan Arif (26) yang hilang di perairan barat Pulau Subi sejak Kamis (18/6/2026), ditandai dengan mobilisasi massal warga.

Pada Sabtu pagi (20/6/2026), sebanyak 28 perahu pompong milik nelayan dari enam desa di Kecamatan Subi turun ke laut secara sukarela untuk membantu tim SAR menyisir area pencarian.

Kepala Desa Subi Besar, Julaidi, juga turut berlayar bersama puluhan warga tersebut, sementara Basarnas Unit Serasan memperkuat operasi dengan menurunkan satu unit kapal khusus.

Kades Julaidi memilih ikut serta langsung di atas pompong , bukan hanya mengoordinasi dari darat.

“Saya ikut mencari karena Arif anak kampung kita sendiri. Ini panggilan hati, bukan perintah jabatan,” ujarnya saat konvoi perahu diberangkatkan dari Pelabuhan Desa Subi.(20/6/2026)

Dua Temuan Penting Perkuat Petunjuk

Operasi H2 ini mendapatkan momentum setelah tim gabungan menemukan dua benda yang diduga kuat milik korban:

Jeregen minyak, ditemukan terapung pada Jumat sore (19/6/2026).

Kain penutup mesin pompong, ditemukan Sabtu pagi di sekitar Last Known Position (LKP) atau titik terakhir Arif terlihat.

Polisi Fahri yang bertugas di Subi menegaskan pentingnya temuan terbaru.

Kain penutup mesin pompong Arif ditemukan di laut

“Kain penutup mesin ini sangat signifikan karena merupakan bagian spesifik dari pompong Arif. Kedua barang bukti sudah kami amankan untuk identifikasi lebih lanjut. Ini tanda bahwa penyisiran mulai menemukan petunjuk konkret,” jelasnya.(20/6/2026)

Ke-28 pompong warga berusaha mencari nelayan Arif yang mulai hilang pada tanggal 18 Juni kemarin. Upaya yang dilakukan menggunakan bantuan dari para nelayan senior  Subi yang memahami pola arus dan topografi dasar laut menjadi panduan penting bagi personel resmi dalam menentukan jalur pencarian.

Sinergi ini membuat jangkauan penyisiran jauh lebih efektif dan rapat dibandingkan hari pertama.

Hingga siang hari, cuaca di perairan barat Subi relatif mendukung. Tim gabungan menargetkan penyisiran intensif hingga batas cahaya matahari memungkinkan. Masyarakat pesisir tetap diminta waspada dan segera melaporkan jika menemukan benda mencurigakan di pantai atau laut.

 

Doa seluruh warga Subi menyertai operasi H2 ini. Semoga kebersamaan antara Kades, 28 pompong nelayan, TNI, Polri, dan Basarnas segera membuahkan hasil agar Arif ditemukan dalam keadaan selamat. (Kalit)

Nelayan Subibyang secara sukarela ikut serta mencari nelayan Arif di laut Subi