Plastik Berisi Cumi Diduga Milik Arif Ditemukan, Tim Gabungan Basarnas Langsung Amankan Barang Bukti di Laut Subi

Natuna785 Dilihat
banner 468x60

ANTASENABULETIN.ID, NATUNA – Operasi pencarian nelayan Arif (26) yang hilang di perairan barat Pulau Subi kembali menemukan petunjuk baru. Sebuah kantong plastik berisi cumi-cumi yang diduga milik korban berhasil diamankan tim gabungan SAR pada Sabtu (20/6/2026).

Informasi yang dihimpun ANTASENABULETIN.ID menyebutkan, plastik berisi cumi tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan pengguna pompong bernama U, warga Desa Trayak, yang ikut membantu pencarian bersama puluhan nelayan lainnya.

banner 336x280

Saat melakukan penyisiran di sekitar area pencarian, nelayan tersebut melihat sebuah kantong plastik mengapung di permukaan laut. Setelah diperiksa dari dekat, kantong tersebut diketahui berisi cumi-cumi yang diduga merupakan milik Arif.

Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada tim gabungan yang berada di atas kapal milik Basarnas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI AL dan TNI AD dan unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi dan mengamankan kantong plastik berisi cumi tersebut sebagai bagian dari petunjuk dalam operasi pencarian.

Polisi Fahri yang terlibat dalam operasi pencarian membenarkan adanya penemuan tersebut.

“Kantong plastik berisi cumi-cumi pertama kali ditemukan oleh nelayan yang ikut membantu pencarian. Selanjutnya tim gabungan yang berada di kapal Basarnas mendatangi lokasi dan mengamankan barang tersebut untuk didata sebagai petunjuk dalam operasi pencarian Arif,” jelas Fahri.(20/6/2026)

Menurutnya, penemuan plastik berisi cumi tersebut menambah daftar barang yang diduga berkaitan dengan korban. Sebelumnya tim gabungan telah menemukan jerigen minyak dan kain penutup mesin pompong yang diyakini berasal dari perahu milik Arif.

Hal senada juga yang disampaikan Julaidi, Kepala Desa Subi Besar, bahwa  benar ada ditemukan sebuah kantong plastik yang berisi cumi hanyut di laut.

” Benar tadi ditemukan plastik cumi di laut oleh Pompong nelayan kita yang tinggal di Desa Trayak” papar Julaidi (20/6/2026)

Sebelumnya, Arif diketahui berangkat melaut setelah berpamitan kepada keluarganya untuk mengantarkan ransum atau bekal logistik kepada kapal nelayan pencari cumi yang sedang beroperasi di perairan laut  Subi . Setelah menyelesaikan pengantaran tersebut, korban berencana melanjutkan aktivitas memancing menggunakan pompongnya.

Namun hingga waktu yang diperkirakan, Arif tidak kunjung kembali ke rumah dan tidak dapat dihubungi. Kondisi itu membuat keluarga khawatir hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa dan pihak terkait untuk dilakukan pencarian.

Dengan bertambahnya petunjuk yang ditemukan di sekitar lokasi pencarian, tim SAR gabungan semakin memfokuskan penyisiran pada area yang dianggap memiliki keterkaitan dengan keberadaan korban. Sebanyak 30 pompong nelayan dari enam desa di Kecamatan Subi dan 1 unit kapal milik Basarnas masih terus menyisir perairan bersama personel Basarnas, TNI, Polri, Posal Subi, serta masyarakat yang secara sukarela bergabung dalam operasi kemanusiaan tersebut.

“Setiap barang yang ditemukan akan menjadi bahan analisa tim untuk menentukan arah dan pola pencarian selanjutnya. Kami berharap petunjuk-petunjuk ini dapat membantu mempersempit area pencarian korban,” tambah Fahri.

Hingga Sabtu sore, operasi pencarian masih berlangsung dengan cuaca yang relatif bersahabat. Solidaritas masyarakat Subi yang turun langsung ke laut bersama tim gabungan menjadi kekuatan besar dalam upaya menemukan Arif. Doa dan harapan terus dipanjatkan agar nelayan muda tersebut segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya. (kalit)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *