Asap Kiriman Kalimantan Selimuti Natuna, Bhayangkari Polres Natuna Turun Beri Dukungan untuk Petugas Karhutla

Natuna885 Dilihat

ANTASENABULETIN.ID,NATUNA — Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan kini mulai menyelimuti sejumlah kawasan di Kabupaten Natuna. Kondisi tersebut membuat udara tampak berkabut dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat, sehingga kewaspadaan terhadap dampak asap bagi kesehatan terus ditingkatkan.

Di tengah kondisi tersebut, Kapolres Natuna AKBP Aries bersama Bhayangkari Polres Natuna menunjukkan kepedulian dengan turun langsung memberikan dukungan kepada para petugas dan relawan yang tengah berjuang menangani karhutla di wilayah Batubi.

Tidak hanya memberikan semangat dan apresiasi, Bhayangkari Polres Natuna juga menyerahkan bantuan berupa masker dan sembako kepada petugas serta relawan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan selama mereka menjalankan tugas di lapangan sekaligus memberikan perlindungan dari paparan asap.

Kehadiran Kapolres Natuna bersama Bhayangkari menjadi bentuk perhatian terhadap para petugas dan relawan yang berada di garis depan penanganan karhutla. AKBP Aries juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras seluruh personel dan relawan dalam menangani karhutla di Kabupaten Natuna.

“Selain memberikan bantuan, kami juga memberikan semangat dan ucapan terima kasih kepada petugas dan relawan dalam menangani karhutla di Kabupaten Natuna,” ujar AKBP Aries, Minggu (6/9).

Kapolres Natuna juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele bahaya asap. Paparan asap dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Natuna telah mengambil langkah antisipasi dengan menerapkan kebijakan belajar dari rumah selama tiga hari hingga Kamis. Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap para pelajar di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya membaik.

Masyarakat Natuna diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi asap semakin pekat, serta menggunakan masker sebagai langkah perlindungan. Orang tua juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Natuna.

Di tengah kepungan asap, kepedulian Kapolres Natuna bersama Bhayangkari menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya membutuhkan kekuatan personel di lapangan, tetapi juga kepedulian dan dukungan kepada mereka yang berada di garis depan.

Sinergi pemerintah, aparat, petugas pemadam, relawan dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi ancaman karhutla serta meminimalkan dampak kabut asap yang kini turut dirasakan masyarakat Natuna. (KALIT)

Bhyangkari polres Natuna berbagi Sembako dan Masker