Cen Sui Lan Bawa Harapan untuk Warga, Pasar Murah Hadir Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

Natuna54 Dilihat
banner 468x60

Antasenabuletin.id,Natuna – Di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan daerah, Bupati Natuna Cen Sui Lan kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui program Pasar Murah yang digelar di Kantor Camat Bunguran Utara, Kelarik, Sabtu (6/6/2026)

Program yang disambut antusias masyarakat tersebut bukan sekadar kegiatan penjualan bahan pokok bersubsidi, melainkan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Natuna terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok yang berdampak langsung pada ekonomi rumah tangga.

banner 336x280

Bupati Cen Sui Lan didampingi Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung memastikan masyarakat merasakan manfaat pembangunan dan program sosial yang dijalankan.

Sebelum membuka kegiatan Pasar Murah, Bupati Cen Sui Lan terlebih dahulu menyerahkan bantuan beras kepada sejumlah warga yang membutuhkan. Momen tersebut menjadi gambaran nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, sekaligus memastikan kebutuhan pangan dasar tetap terpenuhi.

Dalam sambutannya, Cen Sui Lan menegaskan bahwa program Pasar Murah merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Natuna dalam menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya gedung atau infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidup dengan layak.

“Kami ingin masyarakat Natuna merasakan langsung kehadiran pemerintah. Ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, pemerintah harus hadir memberikan solusi. Pasar Murah ini adalah salah satu bentuk keberpihakan kami kepada masyarakat agar kebutuhan pangan tetap terjangkau,” ujar Cen Sui Lan.

Ia menambahkan, sebagai daerah kepulauan yang memiliki tantangan distribusi logistik, Natuna memerlukan langkah-langkah konkret untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok. Karena itu, program seperti Pasar Murah akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah.

Setelah membuka kegiatan secara resmi, Bupati Cen Sui Lan tampak berbaur dengan masyarakat. Ia menyapa warga, mendengarkan berbagai aspirasi, serta membantu proses penyaluran bahan pokok kepada masyarakat. Kehangatan interaksi tersebut menciptakan suasana penuh keakraban antara pemimpin daerah dan masyarakat yang dipimpinnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar, di antaranya minyak goreng kemasan 1,8 liter seharga Rp32.000, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp12.000 per kilogram, dan beras medium SPHP ukuran 5 kilogram seharga Rp58.000.

Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Mereka datang dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya yang lebih ringan. Bagi banyak keluarga, program ini bukan hanya membantu menghemat pengeluaran, tetapi juga memberikan rasa tenang di tengah kondisi ekonomi yang terus bergerak dinamis.

Program Pasar Murah yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Natuna ini menjadi bagian dari visi besar Cen Sui Lan untuk membangun Natuna yang sejahtera, berkeadilan, dan memiliki ketahanan pangan yang kuat. Melalui program tersebut, pemerintah ingin memastikan bahwa manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

Dengan semangat melayani dan mengayomi masyarakat, Cen Sui Lan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, karena kesejahteraan masyarakat merupakan tujuan utama dari setiap kebijakan yang dijalankan.

Pasar Murah di Bunguran Utara bukan sekadar transaksi jual beli bahan pokok, melainkan simbol kepedulian pemerintah yang hadir membawa harapan, menjaga ketahanan pangan, serta memastikan tidak ada masyarakat Natuna yang tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan daerah. (kalit)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *