Kasus ISPA di Subi Capai 31 Pasien, Puskesmas Ingatkan Warga Waspadai Sesak Napas dan Demam Tinggi

Natuna719 Dilihat

ANTASENABULETIN.ID,NATUNA — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, mencapai 31 pasien hingga 21 September 2026.

Data terbaru UPTD Puskesmas Subi ini menjadi perhatian di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah dan pentingnya menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Berdasarkan data yang dirilis UPTD Puskesmas Subi, sebanyak 31 pasien tercatat mengalami ISPA selama periode 1 hingga 21 September 2026. Dari jumlah tersebut, 30 pasien mendapatkan penanganan secara rawat jalan, sementara satu pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut melalui rawat inap atau UGD.
Puskesmas Subi mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh gejala ISPA. Gangguan pernapasan yang awalnya terlihat ringan tetap perlu mendapat perhatian, terutama jika kondisi pasien semakin memburuk.

Gejala yang perlu dikenali masyarakat meliputi demam, batuk, pilek atau hidung tersumbat, sakit tenggorokan hingga sesak napas.

“Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” menjadi imbauan Puskesmas Subi kepada masyarakat.
Untuk mencegah penularan, masyarakat diminta meningkatkan penerapan pola hidup bersih dan sehat. Penggunaan masker dianjurkan ketika beraktivitas di luar rumah atau berada di tempat ramai.

Selain itu, warga diimbau rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan rumah serta lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit.

Puskesmas Subi juga menekankan pentingnya mengenali tanda bahaya yang membutuhkan penanganan medis segera.

Beberapa tanda tersebut antara lain demam tinggi yang tidak turun lebih dari tiga hari, sesak napas atau napas cepat, anak semakin lemah dan tidak mau makan, batuk berdahak bercampur darah, serta bayi yang terlihat sulit bernapas atau mengalami penurunan kesadaran.
Jika kondisi tersebut muncul, masyarakat diminta tidak menunda pemeriksaan dan segera membawa pasien ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Bagi masyarakat Kecamatan Subi, pemeriksaan, konsultasi dan pengobatan terkait ISPA dapat diperoleh di UPTD Puskesmas Subi yang berada di kawasan Jalan Bukit Lampu, Desa Terayak.

Dengan tercatatnya 31 kasus hingga 21 September, Puskesmas Subi terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan pernapasan. Pencegahan sejak dini dinilai penting agar gejala tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

“Bersama kita cegah ISPA untuk hidup lebih sehat,” demikian pesan Puskesmas Subi melalui kampanye “Ayo Hidup Sehat Bersama Puskesmas dan Sehat Masyarakatnya, Kuat Negerinya.”
(KALIT)

Data puskemas Subi