ANTASENABULETIN.ID,NATUNA – Komitmen Polri dalam menjaga keamanan transportasi laut di wilayah perbatasan kembali ditunjukkan oleh Polres Natuna. Sebanyak 120 penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 mendapatkan pengamanan dan pelayanan maksimal saat kapal sandar di Pelabuhan Perintis Desa Subi Besar, Kabupaten Natuna, Sabtu (25/7/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas bongkar muat penumpang berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di salah satu jalur transportasi laut strategis yang menghubungkan pulau-pulau di Kabupaten Natuna.
Kapolsek Serasan, Iptu Agusnul Yaqin, S.Psi., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk pelayanan negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut.
“Kami memastikan seluruh proses kedatangan hingga keberangkatan kapal berjalan aman, tertib, dan kondusif. Keselamatan serta kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Data di lapangan mencatat, dari total 120 penumpang, sebanyak 24 orang turun di Pelabuhan Subi Besar, 28 orang naik melanjutkan perjalanan, sementara 68 penumpang lainnya merupakan penumpang lanjutan yang tetap berada di atas kapal.
Selain mengawal mobilitas penumpang, petugas gabungan juga melakukan pemeriksaan dan pendataan barang muatan kapal sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran hukum selama pelayaran.
Operasi pengamanan melibatkan personel gabungan dari Polri, Pos Angkatan Laut (Posal), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Syahbandar. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bukti kuat kolaborasi dalam menjaga keamanan jalur transportasi laut, khususnya di wilayah terdepan Indonesia.
Selama kurang lebih 1 jam 20 menit, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman tanpa hambatan. Pada pukul 11.20 WIB, KMP Bahtera Nusantara 03 kembali melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Penagi.
Keberhasilan pengamanan ini menegaskan komitmen Polres Natuna untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta memperkuat pengawasan di jalur transportasi laut. Di wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Natuna, keamanan pelayaran menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas nasional.(Kalit)
