Kapolres Natuna terjang asap dan turun langsung lawan kobaran api di Batubi

Natuna1071 Dilihat

ANTASENABULETIN.ID,NATUNA – Kobaran api yang mengancam kawasan Jalan Poros Batubi, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, langsung mendapat respons serius dari jajaran Polres Natuna. Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla bahkan turun langsung ke lokasi setelah menempuh perjalanan lebih dari dua jam untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal.

Tidak sekadar memberikan instruksi dari belakang meja, Kapolres memilih hadir langsung di tengah kepulan asap dan panasnya medan. Ia bersama personel berada di lokasi untuk melihat kondisi titik api sekaligus ikut memastikan proses pemadaman dilakukan secara cepat dan terarah.

Kehadiran Kapolres di lapangan sekaligus diikuti pengerahan kekuatan Polres Natuna. Satu unit mobil Damkar Polres Natuna, truk tangki air Polres Natuna serta personel Polres Natuna dan Polsek Sedanau dikerahkan untuk menghadapi kobaran api.

Bagi jajaran kepolisian, setiap menit sangat berarti ketika berhadapan dengan kebakaran lahan. Api yang terlihat kecil dapat dengan cepat menjalar apabila dipicu kondisi lahan kering, panas dan angin. Karena itu, pengerahan armada dan personel dilakukan untuk memutus penyebaran api sedini mungkin.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie menegaskan bahwa Karhutla merupakan ancaman nyata yang harus dicegah dan ditangani secara bersama-sama. Menurutnya, kepolisian tidak hanya melakukan pencegahan melalui imbauan dan patroli, tetapi juga harus siap bergerak ketika titik api muncul.

“Karhutla merupakan ancaman nyata yang harus kita cegah bersama. Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api. Kalau ada titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum meluas,” tegas AKBP Novyan Aries Effendie dalam penegasan sebelumnya terkait pencegahan Karhutla.(4/9/2026) Malam

Baca Lainnya  "Kami Ikut Berduka"Sentuhan Lembut Kapolres Natuna dan Responsif Kasat Lantas Mengantar Jenajah Kuntiu ke TPU Senubing

Sikap Kapolres yang langsung menuju Batubi setelah perjalanan panjang menjadi gambaran nyata keseriusan aparat menghadapi ancaman kebakaran di wilayah Natuna. Di saat api membesar, pimpinan justru memilih berada di lapangan bersama personel yang berjuang mengendalikan kobaran.

Bukan hanya kendaraan pemadam yang bergerak. Personel juga harus menghadapi medan yang berat, panas dan kepulan asap demi memastikan api tidak menjalar lebih jauh. Setiap suplai air dari truk tangki menjadi bagian penting dalam mempertahankan proses pemadaman.

Langkah cepat tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan Karhutla bukan pekerjaan satu institusi. Polisi, pemadam, pemerintah daerah, aparat kewilayahan dan masyarakat harus bergerak dalam satu barisan. Kesadaran masyarakat untuk segera melaporkan titik api menjadi kunci agar kebakaran dapat ditangani sebelum berubah menjadi bencana lebih besar.

Dari perjalanan lebih dua jam menuju Batubi hingga berdiri di tengah medan kebakaran, Kapolres Natuna menunjukkan satu pesan kuat: ketika api mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan, pemimpin tidak cukup hanya memberi perintah—pemimpin harus hadir, bergerak dan berada bersama personelnya. (KALIT)

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries turun Langung ke Batubi padamkan api

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *