Aman di Jalan, Khusyuk di Hati,Satlantas Polres Natuna Kawal 778 Peserta Pawai 1 Muharram dari Kemenag hingga Pantai Piwang

Natuna299 Dilihat
banner 468x60

Antasenabuletin.id,Natuna – Suasana pagi hari di Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (16/6/2026), terasa berbeda. Bukan hanya denting takbir yang menggema, tetapi juga raungan sirine pengawalan yang bersahut-sahutan dengan langkah kaki ratusan pelajar madrasah.

Kasat lantas AKP Erwan Tony berikan pengarahan kepada personil Sat lantas Polres Natuna

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 H, Satlantas Polres Natuna turun tangan memastikan kegiatan Pawai 1 Muharram gabungan tiga madrasah (MAN 1 Natuna, MTsN 2 Natuna, dan MI Darul Ulum Ranai) berlangsung aman, tertib, dan khidmat. (16/6/2026)

banner 336x280

Sebanyak 778 peserta pawai, mulai dari siswa MI hingga MAN, bergerak start dari Gedung Kementerian Agama (Kemenag) menuju Pantai Piwang. Rute ini merupakan jalur vital yang kerap padat kendaraan. Namun, berkat strategi Pengamanan, Pengaturan, Pengawalan, dan Patroli Lalu Lintas (Pamturdallalin) yang diterapkan Satlantas, arus lalu lintas tetap mengalir lancar tanpa mengorbankan keselamatan para pelajar.

Peserta pawai di kawal Sat Lantas di jalan Pramuka menuju Pantai Piwang 

“Tugas kami bukan sekadar mengatur jalan, tapi menjaga kekhusyukan anak-anak dalam menyemarakkan syiar Islam. Kami melakukan pengalihan arus secara bertahap agar tidak ada penumpukan kendaraan yang bisa membahayakan peserta,” ujar Kasat Lantas Polres Natuna di lokasi kegiatan.

Dampak positifnya langsung terasa. Pengguna jalan lain tetap bisa beraktivitas normal karena titik-titik rawan kemacetan telah diantisipasi sebelumnya. Tidak ada insiden kecelakaan atau kericuhan selama pawai berlangsung. Koordinasi apik antara petugas kepolisian, panitia madrasah, dan masyarakat sekitar menjadi kunci keberhasilan pengamanan ini.

Pengamanan di sekitar pantai piwang

Bagi para siswa, kehadiran polisi di sisi jalan bukan sosok yang menakutkan, melainkan pelindung. Mereka bisa fokus menampilkan yel-yel, seni budaya Islami, dan pesan-pesan moral tanpa rasa was-was akan gangguan lalu lintas. Sementara bagi orang tua dan guru, ketertiban jalan raya adalah bentuk dukungan nyata negara terhadap pendidikan karakter berbasis agama.

Kegiatan Pawai 1 Muharram tahun ini membuktikan bahwa keamanan dan religiusitas bisa berjalan beriringan. Di bawah langit Bunguran Timur yang cerah, 778 pasang kaki melangkah dengan percaya diri, dikawal oleh seragam coklat yang siap sedia demi kelancaran ibadah dan edukasi generasi muda Natuna.

Dengan terlaksananya pengamanan optimal ini, Polres Natuna kembali menegaskan komitmennya: “Lalu lintas aman, umat nyaman, syiar Islam terjaga.” Sebuah harmoni indah yang patut dicontoh dalam setiap perayaan keagamaan diLaut Sakti Rantau Bertuah,Kabupaten Natuna.(kalit)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *