Bukan Sekadar Sembako, KPDN Ajak 37 Petugas Kebersihan Sarapan Bersama dan Serap Aspirasi di Pantai Piwang

Lainnya, Natuna1077 Dilihat

ANTASENABULETIN.ID,NATUNA — Kepedulian terhadap para pekerja yang setiap hari berada di garis terdepan menjaga kebersihan Natuna ditunjukkan KPDN dengan cara yang berbeda. Sebanyak 37 petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) tidak hanya menerima bantuan sembako, tetapi juga diajak sarapan bersama dalam suasana penuh keakraban di RM Pagi Sore, Jalan Pramuka, Kabupaten Natuna.(4/9/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri Founder KPDN sekaligus Dewan Pengarah KPDN H. Raja Mustakim bersama Dewan Pembina KPDN Hadi Chandra. Dari total 37 petugas, sebanyak 21 orang merupakan tim kegiatan DLH, sedangkan 16 orang lainnya berasal dari PU yang tergabung dalam Pasukan Biru.

Suasana sederhana saat sarapan bersama justru menjadi bagian paling penting dari kegiatan tersebut. Tidak ada jarak antara pemberi dan penerima bantuan. Para petugas diajak duduk bersama, berbincang dan menyampaikan secara langsung kondisi yang mereka hadapi ketika bekerja di lapangan.

Bagi KPDN, berbagi bukan hanya tentang memberikan sesuatu, tetapi juga tentang bersedia mendengarkan. Dari pertemuan tersebut, berbagai persoalan dan kebutuhan petugas kebersihan pun muncul menjadi bahan perhatian bersama.

Suherman, koordinator Pasukan Biru, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian yang diberikan KPDN. Ia menilai kegiatan tersebut berbeda karena para petugas diberikan kesempatan untuk menyampaikan langsung berbagai kendala yang mereka alami.

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Ini bukan hanya pembagian sembako secara seremonial, tetapi kami juga bisa langsung menyampaikan keluh kesah dan permasalahan yang terjadi di lapangan,” ujar Suherman.

Menurutnya, para petugas membutuhkan sejumlah peralatan penunjang agar pekerjaan di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan maksimal. Beberapa di antaranya adalah Tosa atau gerobak pengangkut, alkon atau mesin pompa air, serta mesin rumput.

Baca Lainnya  Natuna Perkuat Mitigasi Karhutla 2026: Cen Sui Lan Gelar Apel Kesiapsiagaan, Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat

Kebutuhan tersebut menjadi semakin penting ketika memasuki musim utara. Sampah yang terbawa aliran air kerap masuk ke parit dan jalur pembuangan sehingga menyebabkan penyumbatan. Kondisi tersebut membutuhkan peralatan yang memadai agar petugas dapat melakukan penanganan dengan cepat.

“Kalau musim utara berlangsung, sering terjadi penyumbatan di parit dan pipa pembuangan air. Karena itu, kami sangat membutuhkan peralatan yang bisa membantu pekerjaan kami di lapangan,” jelasnya.

Suherman berharap aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sehingga para petugas memiliki fasilitas kerja yang lebih memadai.

Sementara itu, H. Raja Mustakim mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada para petugas yang selama ini bekerja menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, pekerjaan mereka mungkin sering tidak terlihat, tetapi hasilnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat.

“Kami ingin memberikan semangat kepada para petugas kebersihan. Mereka bekerja setiap hari untuk menjaga lingkungan kita tetap bersih dan nyaman. Karena itu, mereka juga perlu mendapatkan perhatian dan apresiasi,” kata Raja Mustakim.

Ia menegaskan bahwa KPDN tidak ingin kegiatan sosial berhenti pada kegiatan seremonial. Kehadiran langsung di lapangan harus mampu membuka ruang komunikasi sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan pekerja dapat diketahui secara nyata.

“Kita tidak ingin hanya datang, memberikan bantuan, kemudian selesai. Kita ingin mendengar langsung apa yang mereka rasakan dan apa yang mereka butuhkan. Dari sana kita bisa melihat persoalan secara langsung dan ikut mencari jalan keluarnya,” tegasnya.

Menurut Raja Mustakim, pola kepedulian seperti itu penting untuk membangun kolaborasi antara masyarakat, organisasi dan pemerintah. Dengan turun langsung ke lapangan, berbagai persoalan dapat dipetakan lebih cepat dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Baca Lainnya  Cen Sui Lan Sematkan TISKA dan Serahkan Sertifikat Jambore Nasional XII kepada Pramuka Natuna

Ia juga berharap langkah tersebut dapat menjadi bentuk dukungan dan kontribusi KPDN dalam membantu tugas Pemerintah Kabupaten Natuna di bawah kepemimpinan Bupati Natuna Cen Sui Lan, khususnya dalam menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

“Kita ingin ikut membantu pemerintah dengan cara yang kita bisa. Ketika kita turun langsung, mendengar keluhan dan mengetahui kebutuhan masyarakat, kita bisa ikut mengawal serta mencari solusi bersama. Semoga ini bisa memberikan manfaat dan semangat bagi para petugas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut pun meninggalkan pesan sederhana namun kuat: mereka yang setiap hari membersihkan lingkungan juga layak untuk didengar, dihargai dan diperhatikan. Sembako menjadi bentuk kepedulian, sarapan bersama menjadi simbol kebersamaan, sementara dialog langsung menjadi langkah nyata untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan.

KPDN berharap kebersamaan tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi komunikasi dan kolaborasi berkelanjutan demi mendukung para petugas kebersihan sekaligus mewujudkan Natuna yang semakin bersih, nyaman dan tertata. (KALIT)

KPDN berbagi untuk petugas kebersihan Pantai Piwang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *