Antasenabuletin.id, Natuna – Senyum bahagia terlihat di wajah warga Kecamatan Bunguran Batubi saat Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyerahkan langsung bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), Senin (15/6/2026).
Namun, bukan hanya bantuan pangan yang dibawa. Di hadapan masyarakat, Cen Sui Lan juga menyampaikan kabar besar tentang masa depan pendidikan anak-anak Natuna melalui Program Sekolah Rakyat.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Desa Batubi Jaya itu menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam melindungi masyarakat dari tekanan ekonomi sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda.
Sebanyak 1.180 kilogram beras disalurkan kepada 118 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdata dan terverifikasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam sambutannya, Cen Sui Lan menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
“Hari ini ada sedikit bantuan beras dari pemerintah untuk Bapak dan Ibu. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujar Cen Sui Lan.
Menurutnya, bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Namun yang paling menyita perhatian masyarakat adalah komitmen Bupati Natuna terhadap masa depan pendidikan anak-anak di daerah perbatasan.
Di hadapan warga, Cen Sui Lan menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi anak Natuna yang kehilangan kesempatan meraih cita-cita hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga.
“Saya tidak ingin ada anak-anak Natuna yang putus sekolah karena alasan biaya. Sekarang pemerintah sudah menyiapkan Program Sekolah Rakyat. Ini adalah kesempatan besar bagi keluarga yang membutuhkan agar anak-anak mereka tetap mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Natuna akan segera direalisasikan di kawasan sekitar Masjid Agung Natuna sebagai bagian dari program nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia.
Program tersebut diharapkan menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi tanpa terbebani biaya.
Bagi Cen Sui Lan, bantuan beras dan Sekolah Rakyat memiliki tujuan yang sama, yakni memutus rantai kemiskinan dari dua sisi sekaligus. Bantuan pangan membantu masyarakat bertahan dan memenuhi kebutuhan hari ini, sementara pendidikan menjadi investasi untuk masa depan generasi Natuna.
“Kalau hari ini kita membantu kebutuhan pangan masyarakat, maka pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan mereka. Karena itu, ketahanan pangan dan pendidikan harus berjalan bersama,” katanya.
Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Natuna tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Batubi yang menilai perhatian pemerintah semakin dirasakan hingga ke tingkat desa.
Melalui sinergi program bantuan sosial, ketahanan pangan, dan peningkatan akses pendidikan, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan sekaligus mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan mampu bersaing di masa depan.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan wilayah perbatasan, kehadiran pemerintah melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat menjadi harapan baru bagi masyarakat Natuna untuk hidup lebih sejahtera dan memiliki masa depan yang lebih cerah. (kalit)


















