“Saya Ingin Semua Bahagia,” Bupati Cen Hadirkan 8.000 Porsi Makanan Gratis, 73 UMKM Natuna Kebagian Panggung

Natuna428 Dilihat

ANTASENABULETIN.ID,NATUNA — Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Natuna tak ingin sekadar menjadi pesta seremonial. Bupati Natuna Cen Sui Lan ingin momentum hari jadi daerah menjadi perayaan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui Kenduri Rakyat pada 14 November 2026 di Pantai Piwang, Ranai, pemerintah daerah menargetkan sekitar 8.000 porsi makanan gratis yang dapat dinikmati masyarakat, sekaligus melibatkan 73 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

Pesan Bupati Cen sederhana, tetapi memiliki makna besar: seluruh masyarakat harus bisa merasakan kebahagiaan dan manfaat dari setiap kegiatan pemerintah.

“Saya ingin semua bahagia. Kami ingin usaha rakyat maju. Sektor ini selalu kami jadikan nomor satu setelah program wajib pemerintah,” tegas Cen Sui Lan saat ditemui di tempat kerjanya, Jumat (6/11/2026).

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Kenduri Rakyat tidak hanya dipersiapkan sebagai hiburan dalam rangka HUT Natuna, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menghadirkan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Bagi Cen Sui Lan, keberhasilan sebuah kegiatan pemerintah bukan semata-mata diukur dari kemeriahan acara, melainkan sejauh mana masyarakat ikut merasakan manfaatnya.

Melalui pelibatan 73 UMKM, pemerintah ingin memberikan ruang bagi usaha lokal untuk berkembang, memperkenalkan produk kuliner mereka, sekaligus memperoleh peluang meningkatkan pendapatan.

“Kami ingin semua senang, semua dapat manfaat dari kegiatan pemerintah,” ungkapnya.

Cen juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perayaan HUT ke-27 Kabupaten Natuna sebagai momentum memperkuat kebersamaan, rasa syukur dan semangat membangun daerah.

“Mari kita sama-sama bersyukur dalam rangka memperlancar jalannya pembangunan ke depan. Mari kita sama-sama majukan daerah yang kita cintai ini,” ajaknya.

8.000 Porsi Makanan, Tiga Ragam Kuliner

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Natuna, Moestapa, menjelaskan bahwa Kenduri Rakyat dirancang dengan konsep kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat.

Baca Lainnya  Apel Sabuk Kamtibmas Polres Natuna, H. Raja Mustakim Serukan Perang Melawan Hoaks dan Kebangkitan Siskamling

Panitia memperkirakan sekitar 8.000 porsi makanan akan tersedia untuk dibagikan secara gratis. Jumlah tersebut berasal dari berbagai jenis kuliner yang disiapkan pelaku UMKM, dengan dukungan tambahan dari organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga vertikal, badan usaha milik negara (BUMN) dan perusahaan swasta.

Kuliner yang disajikan terbagi dalam tiga kategori, yakni makanan nasional, tradisional dan kekinian.

Untuk kuliner nasional, masyarakat dapat menikmati bakso, soto, sate, mi ayam, nasi goreng dan kwetiau.

Sementara kuliner tradisional akan menghadirkan kekayaan cita rasa lokal, seperti mi saguk, kernas, lempa, ipok-ipok ubi, ipok-ipok ikan dan roti gendong.

Adapun kategori kuliner kekinian meliputi rice ball, dimsum, chikuro, ayam sempol, kebab, donat bomboloni dan risol mayo.

Menurut Moestapa, setiap jenis kuliner ditargetkan menyediakan 100 porsi. Namun, jumlah keseluruhan masih berpotensi bertambah melalui dukungan berbagai pihak.

“Perkiraan kami bisa mencapai 8.000-an porsi. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi semua pihak dan acaranya berjalan lancar,” jelasnya.

Pemerintah Siapkan Fasilitas, UMKM Wajib Jaga Kualitas

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pemerintah daerah akan menyediakan fasilitas berupa stan, meja, lampu penerangan serta satu unit tenda untuk dua pelaku UMKM. Peralatan dan fasilitas memasak juga disiapkan sebagai bentuk dukungan terhadap peserta.

Panitia turut menetapkan standar kebersihan dan keamanan pangan. Pelaku UMKM diwajibkan menggunakan celemek dan penutup kepala, kecuali bagi yang mengenakan jilbab, serta memastikan bahan makanan aman, segar, halal dan layak dikonsumsi.

Pengunjung nantinya menggunakan sistem kupon untuk mendapatkan makanan. Kupon diambil terlebih dahulu sebelum ditukarkan di stan UMKM. Mekanisme tersebut diterapkan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran pembagian makanan.

Bukan Sekadar Kenduri, Ada Ekonomi Rakyat yang Bergerak

Pelibatan 73 UMKM dalam kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dari konsep Kenduri Rakyat. Pemerintah daerah ingin memastikan perayaan hari jadi Natuna tidak hanya menghadirkan keramaian sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

Baca Lainnya  Bupati Cen Sui Lan Dorong Semangat Olahraga, Piala Bupati Natuna 2026 Voli Putra dan Putri

Di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, kegiatan yang melibatkan langsung masyarakat seperti ini diharapkan dapat memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Kenduri Rakyat pada 14 November mendatang pun menjadi momentum bagi masyarakat untuk menikmati kebersamaan, mengenal lebih dekat ragam kuliner lokal, sekaligus mendukung pelaku UMKM Natuna.

Sebagaimana pesan Bupati Cen Sui Lan, perayaan HUT ke-27 bukan hanya tentang bertambahnya usia Kabupaten Natuna, tetapi juga tentang bagaimana kebahagiaan dan manfaat pembangunan dapat dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat. (KALIT)

Bupati Natuna Cen sui Lan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *