Antasenabuletin.id,,Natuna – Doa ribuan warga Natuna akhirnya menjadi angin penggerak bagi harapan seorang balita. Rabu pagi (18/6/2026), Munadil (1 tahun 6 bulan) resmi bertolak menuju Rumah Sakit Budi Pramudia (RSBP) Batam di Sekupang untuk menjalani operasi rekonstruksi bibir sumbing ganda (Cleft Lip Bilateral).
Perjalanannya dimulai dari pelabuhan Penagi ( Natuna ) dengan Kapal Bahtera Nusantara 01 atau sering disebut kapal Roro(18/6/2026) menuju pelabuhan Uban (Kepri) didampingi ketua Yayasan Aliansi Peduli Natuna (ALPENA,Ayu dan para relawan lainnya.
Keberangkatan ini bukan sekadar perpindahan lokasi, melainkan bukti nyata bahwa solidaritas kemanusiaan di kabupaten Natuna yang tidak pernah lelah.

Ketua Koordinator ALPENA, Rahayu (Ayu), menyampaikan kabar bahagia tersebut dengan penuh rasa syukur.
“Alhamdulillah, dana bersih yang terkumpul mencapai Rp6.570.000. Insya Allah (18/6) kami berangkat bersama pasien ke Batam menggunakan Roro,” ujar Ayu saat aksi donasi Munadil di simpang 4 Mesjid jami.(17/6/2026)
Dalam kesempatan itu, Ayu secara khusus mengapresiasi kolaborasi lintas elemen yang membuat gerakan ini berhasil. Ia menyebut peran vital BAZNAS Natuna sebagai mitra setia yang tak pernah absen mendampingi pasien binaan ALPENA.

Tak kalah penting,komunitas trail Natuna dan Kepolisian Natuna turut memberikan dukungan signifikan saat proses penggalangan donasi berlangsung di dua titik strategis di Persimpangan Masjid Jami’ dan Simpang Kemenag Natuna.
Kehadiran aparat keamanan di lokasi tersebut tidak hanya menjamin kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi simbol bahwa perlindungan terhadap rakyat mencakup aspek kemanusiaan.
“Ucapan terima kasih ALPENA kepada BAZNAS, komunitas trail Natuna dan Kepolisian Natuna, serta seluruh masyarakat yang sudah membantu,” tambahnya dengan haru.
Sinergi ini membuktikan bahwa penanganan masalah sosial membutuhkan semangat gotong royong secara iklas demi rasa kemanusian, bukan hanya semangat sesaat.
Keberangkatan Munadil kali ini juga mendapat pengawalan moral yang kuat dari pemuda lokal. Atet bersama Komunitas Trail Natuna, turut berikan dukungan nyata bagi generasi muda terhadap isu kesehatan anak.
Komunitas yang dikenal tangguh di medan off-road ini menunjukkan sisi humanisnya dengan ikut serta Galang donasi Munadil agar mendapatkan perawatan kesembuhan terbaik.
Kehadiran mereka menegaskan bahwa kepedulian terhadap Munadil ada keinginan iklas dan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat Natuna, dari tetua adat, aparat penegak hukum, hingga anak muda pecinta trail.
Rencananya, setibanya di Pinang akan lanjut ke Batam, Munadil akan langsung dirujuk ke RSBP Batam di kawasan Sekupang untuk pemeriksaan awal dan penjadwalan operasi.
Rumah sakit ini dipilih karena memiliki fasilitas dan tenaga medis spesialis yang berpengalaman dalam menangani kasus bibir sumbing pada balita.
Bagi keluarga Munadil, setiap rupiah donasi dan setiap doa yang dipanjatkan adalah kekuatan yang tak ternilai. Kini, tugas masyarakat Natuna belum selesai,doa dan dukungan harus tetap mengalir hingga Munadil kembali pulang dengan senyum sempurna.(kalit)













