Viral di Media Sosial, Jalan Arah Batubi Tergenang Air Usai Hujan Deras, Kalaksa BPBD Natuna Dorong Mitigasi Permanen

Natuna288 Dilihat
banner 468x60

ANTASENABULETIN.ID,NATUNA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bunguran Batubi, Desa Batubi,Sabtu (20/6/2026), menyebabkan banjir genangan di sejumlah ruas jalan dan sempat mengganggu mobilitas masyarakat.

Peristiwa tersebut bahkan menjadi perhatian luas setelah sebuah video berdurasi singkat viral di berbagai media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat ruas jalan menuju Batubi tergenang air hingga menutupi sebagian badan jalan.

banner 336x280

Perekam video juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar sementara waktu tidak melintasi jalur Ranai–Batubi karena kondisi jalan yang dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara.

Viralnya video tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat Natuna yang khawatir terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintas saat hujan masih berlangsung.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna, Raja Darmika, mengatakan pihaknya segera melakukan kaji cepat di lapangan setelah menerima laporan dari masyarakat dan informasi yang beredar di media sosial.

“Tim BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, pendataan, serta membantu memperlancar aliran air yang tersumbat agar genangan dapat segera surut,” ujar Raja Darmika.(20/6/2026)

Berdasarkan hasil pemantauan awal, genangan terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam sehingga debit air meningkat secara signifikan.

Kondisi tersebut diperparah dengan kapasitas drainase yang terbatas serta adanya sedimentasi dan penyumbatan pada beberapa saluran air.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan berat, Raja Darmika menilai kejadian ini harus menjadi perhatian serius mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung yang cukup vital bagi masyarakat.

Menurutnya, apabila hasil kajian lebih lanjut menunjukkan bahwa genangan dipicu oleh luapan sungai maupun sistem drainase yang tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras, maka perlu dilakukan langkah mitigasi yang lebih permanen oleh instansi teknis terkait.

“Kami berharap Dinas PUPR dapat melakukan evaluasi dan mitigasi secara menyeluruh. Jika memang terdapat persoalan pada drainase atau aliran sungai, perlu dilakukan penanganan permanen sehingga kejadian serupa tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kejadian yang viral di media sosial tersebut menjadi pengingat penting bahwa mitigasi bencana harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya saat bencana terjadi.

“Media sosial sering kali menjadi sumber informasi awal bagi masyarakat. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama mengambil langkah nyata untuk mengurangi risiko dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tambah Raja.

Hingga Sabtu sore, kondisi genangan dilaporkan berangsur surut dan arus lalu lintas kembali normal. BPBD Natuna tetap melakukan pemantauan serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.(Kalit)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *