Cen Sui Lan Tak Mau Anak-anak Jadi Korban Kabut Asap Kiriman Kalimantan, BDR Natuna Diperpanjang sampai 12 September

Lainnya, Natuna504 Dilihat

ANTASENABULETIN.ID,NATUNA – Kabut asap kiriman dari wilayah Kalimantan yang berdampak terhadap kualitas udara di Kabupaten Natuna membuat Pemerintah Kabupaten Natuna mengambil langkah serius.

Di bawah kepemimpinan Bupati Natuna Cen Sui Lan, perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa kondisi udara yang tidak sehat tidak boleh dianggap sepele. Sebelumnya, saat seluruh sekolah di Natuna mulai menerapkan Belajar Dari Rumah (BDR), Cen menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak.

“Kasihan anak-anak, udara sudah tidak sehat,” tegas Cen. (9/9/2026)

Sebagai langkah perlindungan, Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali memperpanjang pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) hingga Sabtu, 12 September 2026. Kebijakan ini diberlakukan sambil pemerintah terus memantau perkembangan kualitas udara di wilayah Natuna.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.1/303/DISDIKBUD-UP3/IX/2026. Kebijakan ini menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan peserta didik, tanpa menghentikan hak mereka untuk tetap memperoleh pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma, memastikan kegiatan belajar tetap berjalan selama BDR. Pembelajaran dapat dilakukan secara daring maupun melalui penugasan mandiri, dengan guru tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan peserta didik.

Sebanyak 13 kecamatan melaksanakan BDR, yakni Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Selatan, Bunguran Tengah, Bunguran Batubi, Bunguran Barat, Bunguran Utara, Pulau Seluan, Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat, Pulau Laut, Midai dan Suak Midai. Sementara Serasan, Serasan Timur, Subi dan Pulau Panjang tetap melaksanakan BDR berdasarkan kebijakan sebelumnya.

Kondisi udara Natuna sebelumnya dilaporkan masuk kategori sangat tidak sehat, sehingga Pemkab Natuna meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika konsentrasi asap meningkat. Masyarakat juga diimbau menggunakan masker yang sesuai apabila harus beraktivitas di luar rumah.

Baca Lainnya  Asap Karhutla Kalimantan Menyebar ke Natuna, Jarak Pandang di Pelabuhan Subi Kurang dari 1 Kilometer

Di sisi lain, Bupati Cen Sui Lan juga terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak Karhutla. Pemkab Natuna telah membentuk Satgas Penanggulangan Kekeringan dan Karhutla serta meminta seluruh unsur terkait meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan secara cepat.

Bagi Cen Sui Lan, sekolah bisa sementara dipindahkan ke rumah, tetapi keselamatan anak-anak tidak boleh dipertaruhkan. Di tengah kabut asap yang datang dari kawasan Kalimantan dan berdampak ke Natuna, pemerintah memilih mengambil langkah pencegahan lebih awal demi melindungi generasi muda Natuna. (KALIT)

Bupati Natuna Cen Sui lan perpanjang bdr sampi tgl 12

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *