Cen Sui Lan dan DPRD Natuna Kunci Arah Anggaran 2027, Pembangunan Harus Berbuah untuk Rakyat

Natuna849 Dilihat

ANTASENA BULETIN.ID,NATUNA – Arah pembangunan Kabupaten Natuna untuk tahun mendatang mulai dikunci. Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama DPRD Kabupaten Natuna menyepakati arah kebijakan anggaran melalui penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 serta KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan berlangsung dalam Rapat Paripurna ke-XVI DPRD Kabupaten Natuna Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, Jumat (21/8/2026).

Momentum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan penyusunan APBD Natuna. Di meja yang sama, pemerintah daerah dan legislatif menyatukan arah kebijakan fiskal agar anggaran yang disusun tidak berhenti sebagai angka dalam dokumen, tetapi mampu diterjemahkan menjadi program yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Natuna Rusdi, serta dihadiri Bupati Natuna Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan OPD, kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, insan media dan undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Rusdi menegaskan bahwa kesepakatan KUA-PPAS merupakan bentuk komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam menentukan prioritas pembangunan Natuna.

“Kesepakatan yang akan ditandatangani ini mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa alokasi anggaran yang dirancang benar-benar berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, efektivitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan di daerah kita,” tegas Rusdi.

Kesepakatan tersebut selanjutnya menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) hingga rancangan APBD Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2027.

Sementara KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026 menjadi landasan dalam menyusun perubahan anggaran tahun berjalan, sehingga program dan kegiatan pemerintah daerah dapat disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan serta kemampuan fiskal daerah.

Di sinilah peran Cen Sui Lan menjadi sorotan.

Baca Lainnya  Cen Sui Lan dan Forkopimda Natuna Khidmat Kenang Jasa Para Pahlawan

Sebagai kepala daerah, Bupati Natuna berada pada posisi strategis untuk memastikan kebijakan anggaran yang telah disepakati bersama DPRD dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Terlebih Natuna merupakan daerah kepulauan dan kawasan perbatasan dengan karakter wilayah yang berbeda dari daerah daratan. Pemerataan pembangunan, pelayanan publik, konektivitas antarpulau serta peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi tantangan yang membutuhkan perencanaan anggaran secara tepat.

Karena itu, sinergi Bupati Cen Sui Lan bersama DPRD Natuna menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan penganggaran memiliki arah yang jelas dan terukur.

Rusdi pun berharap hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif dapat terus dipertahankan hingga memasuki pembahasan rancangan peraturan daerah tentang APBD.

“Kami berharap, sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif ini dapat terus terjaga dengan baik pada tahapan-tahapan pembahasan Ranperda APBD selanjutnya,” ujarnya.

Dokumen KUA-PPAS sendiri menjadi instrumen penting karena di dalamnya memuat kerangka ekonomi makro daerah, asumsi pendapatan, proyeksi belanja hingga kebijakan pembiayaan. Seluruhnya diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Dengan ditandatanganinya kesepakatan tersebut, tahapan penyusunan APBD Natuna 2027 dan Perubahan APBD 2026 bergerak ke proses berikutnya.

Bagi masyarakat Natuna, kesepakatan ini tentu bukan sekadar seremoni. Pertanyaan besarnya adalah: program apa yang akan lahir dari angka-angka anggaran tersebut dan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat di pulau-pulau terdepan Natuna?

Jawabannya akan terlihat dalam tahapan pembahasan dan pelaksanaan anggaran berikutnya.

Rapat paripurna kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua DPRD Natuna Rusdi dengan mengetukkan palu tiga kali.

Dari ruang paripurna Natuna, satu komitmen kembali ditegaskan: anggaran harus memiliki arah, pembangunan harus memiliki dampak, dan pada akhirnya seluruh kebijakan harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat.(Kalit)

Baca Lainnya  Bukan Sekadar Kertas, Tapi Jaminan Masa Depan,Bupati Cen Sui Lan Serahkan 57 SHM ke Warga Puak

 

Bupati Natuna Cen Sui lan dan Ketua DPRD Natuna Rusdi tanda tangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 serta KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *