Dukung Program Pusat, Bupati Cen Sui Lan Apresiasi Polres Natuna Revitalisasi Jembatan Merah Putih

Natuna618 Dilihat

ANTASENABULETIN.ID, NATUNA – Dukungan terhadap program strategis pemerintah pusat kembali ditunjukkan dari Kabupaten Natuna.

Polres Natuna bersama Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemerintah Desa Sungai Ulu dan masyarakat bergandengan tangan melakukan revitalisasi sekaligus persiapan kawasan Jembatan Merah Putih di Jembatan Mahligai, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dibangun untuk mendukung program pemerintah pusat sekaligus memastikan infrastruktur yang menjadi akses penting warga tetap aman, bersih dan nyaman digunakan.

Sejumlah personel Polres Natuna yang terdiri dari jajaran Satpolairud dan Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur turun langsung bersama Kepala Desa Sungai Ulu Supriyanto, perwakilan Pemerintah Kabupaten Natuna dan masyarakat.

Tidak sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut juga menyasar sejumlah bagian infrastruktur di sekitar jembatan. Personel dan masyarakat membersihkan area jembatan, badan serta bahu jalan, memperbaiki bagian jalan yang berlubang dengan semen, serta melakukan pengecatan ulang tiang dan portal pagar menggunakan warna merah putih.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kesiapan kawasan Jembatan Merah Putih sekaligus memastikan akses yang menghubungkan Dusun Lemang dengan Dusun Mahligai tetap dapat dilalui masyarakat secara aman dan nyaman.

Bupati Natuna Cen Sui Lan memberikan apresiasi atas langkah kolaboratif yang dilakukan Polres Natuna bersama Pemerintah Kabupaten Natuna dan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di daerah tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas yang ada tetap terjaga.

“Jembatan ini bukan hanya sebuah bangunan, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat karena digunakan untuk menghubungkan aktivitas warga dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Karena itu, saya sangat mengapresiasi kebersamaan Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat dalam mempersiapkan Jembatan Merah Putih,” kata Cen Sui Lan.

Baca Lainnya  Henderiyana dari Natuna Hadiri Munas HIPMI XVIII di Lampung , Optimistis Kepemimpinan Ade Jona Buka Jalan Pengusaha Daerah Tembus Panggung Nasional

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Natuna akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat serta seluruh unsur terkait dalam mendukung program-program strategis yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Natuna adalah daerah kepulauan dan wilayah perbatasan yang memiliki posisi strategis. Ketika ada program pemerintah pusat yang masuk ke Natuna, tentu harus kita dukung bersama. Kita ingin setiap pembangunan benar-benar memberikan manfaat, memperkuat konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Cen Sui Lan juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas publik yang telah dibangun maupun diperbaiki.

“Pemerintah membangun, tetapi masyarakat juga memiliki peran untuk menjaga. Kalau kita rawat bersama, manfaatnya akan jauh lebih panjang dan bisa dirasakan oleh anak cucu kita,” ujarnya.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie mengatakan, keterlibatan Polres Natuna dalam revitalisasi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga ingin hadir bersama pemerintah dan masyarakat dalam kegiatan sosial, gotong royong serta mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Novyan.

Ia mengatakan, revitalisasi Jembatan Merah Putih merupakan bagian dari semangat kebersamaan dalam mendukung program pemerintah pusat di Kabupaten Natuna.

“Kami bersama Pemerintah Kabupaten Natuna dan masyarakat memiliki semangat yang sama, yaitu memastikan fasilitas umum yang digunakan masyarakat berada dalam kondisi baik, bersih dan aman. Ini merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Menurut Kapolres, kolaborasi seperti ini juga penting untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Ketika pemerintah, Polri dan masyarakat bergandengan tangan, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan. Yang paling penting adalah manfaatnya kembali kepada masyarakat,” ungkapnya.

Revitalisasi dilakukan menggunakan berbagai peralatan sederhana seperti parang, sekop, cangkul, cakar, kuas, cat dan semen.

Baca Lainnya  Bukan Sekadar Razia,Patroli Dialogis Satlantas Polres Natuna Jaga Malam Minggu Warga Tetap Aman dan Tertib

Masyarakat bersama personel yang terlibat membersihkan area sekitar jembatan dan memperbaiki bagian jalan yang berlubang. Sementara pengecatan tiang dan portal pagar dengan warna merah putih menjadi bagian yang menarik perhatian.

Warna merah putih tidak hanya mempercantik tampilan jembatan, tetapi juga menjadi simbol semangat nasionalisme dan dukungan masyarakat Natuna terhadap program pemerintah pusat.

Jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi akses penghubung Dusun Lemang menuju Dusun Mahligai. Kondisi akses yang baik tentu akan mendukung mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kegiatan revitalisasi masih berlangsung hingga Rabu siang dan direncanakan dilanjutkan sampai Kamis (13/8/2026).

Lebih dari sekadar membersihkan dan memperbaiki jembatan, kegiatan ini memperlihatkan bahwa pembangunan di Natuna dapat dikerjakan melalui kekuatan kolaborasi.

Polri bergerak, pemerintah daerah mendukung, masyarakat bergotong royong. Dari Jembatan Mahligai, semangat Merah Putih dan dukungan terhadap pembangunan Indonesia terus dijaga bersama.

(kalit)

Cen Sui lan aspriasi polres Natuna revitilisasi jembatan merah putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *