Cen Sui Lan Sambut Wamenlu RI Bawa “Segudang” Program ke Natuna, Pelabuhan Internasional hingga Nelayan Jadi Prioritas

Lainnya, Natuna674 Dilihat

ANTASENA BULETIN.ID,NATUNA— Kunjungan kerja Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Republik Indonesia Arif Havas Oegroseno ke Kabupaten Natuna menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan daerah perbatasan.

Selama tiga hari, Wamenlu RI berada di Natuna untuk membawa sekaligus membahas sejumlah program strategis bersama Bupati Natuna Cen Sui Lan. Mulai dari penguatan Pelabuhan Internasional Selat Lampa, konektivitas udara, bantuan kapal ikan bagi nelayan, pengembangan cold storage berbasis energi surya hingga penguatan Geopark Natuna.

Bagi Cen Sui Lan, kehadiran Wamenlu RI bukan sekadar agenda kunjungan pejabat pusat. Lebih dari itu, kunjungan tersebut dinilai membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan Natuna.

“Beliau datang dengan banyak program. Perhatian beliau dengan Natuna sangat luar biasa, kehadirannya dapat menimbulkan harapan baru bagi kita di Natuna,” ujar Cen Sui Lan usai rapat koordinasi bersama Wamenlu RI di Kantor Bupati Natuna.(26/8/2026)

Cen Sui Lan: Natuna Siap Kawal Program Pemerintah Pusat

Bupati Cen Sui Lan memastikan Pemerintah Kabupaten Natuna siap menyambut dan mendukung berbagai program yang dibawa Kementerian Luar Negeri selama berada dalam kewenangan dan kapasitas pemerintah daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar berbagai rencana yang telah dibahas tidak berhenti pada tataran koordinasi, tetapi dapat segera diwujudkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita sangat siap mendukung sesuai dengan kapasitas daerah. Jadi apapun yang diperlukan kita siap dukung. Mudah-mudahan dengan ini kemajuan dapat berjalan lebih cepat lagi,” tegasnya.

Cen menilai perhatian pemerintah pusat terhadap Natuna merupakan modal penting untuk memperkuat posisi daerah kepulauan tersebut sebagai kawasan strategis nasional sekaligus pintu depan Indonesia di kawasan perbatasan.

Wamenlu: Selat Lampa Disiapkan Dukung Ekspor-Impor

Baca Lainnya  Terobosan Hukum Humanis di Natuna, Bupati Cen Sui Lan Apresiasi Kejaksaan Terapkan Keadilan Restoratif, Tersangka Dilepas Tanpa Vonis Penjara

Sementara itu, Wamenlu Arif Havas Oegroseno mengungkapkan bahwa salah satu agenda utama kunjungannya adalah melakukan koordinasi dengan Pemkab Natuna dan sejumlah instansi terkait mengenai sektor kemaritiman, perikanan dan minyak serta gas bumi.

Salah satu pembahasan yang menjadi sorotan adalah Pelabuhan Internasional Selat Lampa.

Oegroseno menyebut pemerintah tengah mendorong pemberian kode pelabuhan ID STA bagi Pelabuhan Selat Lampa. Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung keterbukaan akses perdagangan internasional dari dan menuju Natuna.

“Tadi ada beberapa hal yang kami koordinasikan dengan Bu Bupati, salah satunya mengenai pelabuhan Internasional Selat Lampa. Kami ke sini dalam rangka pemberian kode pelabuhan ID STA untuk Pelabuhan Selat Lampa guna mendukung keterbukaan akses ekspor-impor dari dan ke Natuna,” papar Oegroseno.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat ingin memperkuat konektivitas Natuna dengan jalur perdagangan yang lebih luas.

Kapal Ikan 15–30 GT hingga Perluasan Jalur Udara

Perhatian Wamenlu juga diarahkan kepada sektor perikanan dan konektivitas.

Dalam koordinasi bersama Pemkab Natuna, dibahas pula rencana penguatan kapasitas nelayan melalui program pembuatan kapal ikan berukuran 15–30 GT.

Selain itu, perluasan akses jalur udara Natuna juga masuk dalam pembahasan. Penguatan konektivitas dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang serta aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Cold Storage Tenaga Surya Dibidik untuk Natuna

Program lainnya yang tak kalah menarik adalah rencana mereplikasi proyek cold storage yang sebelumnya telah dikembangkan Indonesia bekerja sama dengan PBB di Desa Kawa, Kabupaten Seram, Provinsi Maluku.

Teknologi tersebut menggunakan solar ice maker, yakni sistem pembuatan es dengan memanfaatkan tenaga matahari.

Wamenlu mengatakan proyek percontohan tersebut dinilai memiliki karakteristik yang sesuai untuk dikembangkan di Natuna.

Baca Lainnya  Gotong Royong Sambut Pembukaan SMP 004, Lurah Ranai Darat, Investasi Pendidikan untuk Masa Depan Generasi Natuna

“Nah ini akan kita coba replikasi di Natuna. Karena karakter geografis Natuna dengan Kawa tidak jauh beda,” ujarnya.

Jika terealisasi, teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung nelayan dalam mempertahankan kualitas hasil tangkapan sekaligus memperkuat rantai dingin sektor perikanan.

Geopark Natuna Juga Jadi Perhatian

Selain sektor ekonomi dan kemaritiman, pemerintah pusat turut memberikan perhatian terhadap pengembangan Geopark Natuna.

Oegroseno menyebut Natuna yang telah masuk dalam status Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp) terus mendapat perhatian dan membutuhkan koordinasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dengan kementerian serta lembaga terkait.

“Karena Natuna ikut Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp). Jadi kita terus berkoordinasi dengan daerah terkait geopark ini,” kata Oegroseno.

Bagi Natuna, pengembangan geopark tidak hanya berkaitan dengan konservasi kawasan, tetapi juga membuka peluang pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat berbasis potensi geologi serta kekayaan alam daerah.

Cen Sui Lan: Ini Harapan Baru untuk Natuna

Kunjungan tiga hari Wamenlu RI tersebut menjadi momentum strategis bagi Bupati Cen Sui Lan untuk memperkuat komunikasi langsung dengan pemerintah pusat.

Berbagai agenda yang dibawa Wamenlu memperlihatkan bahwa Natuna tidak hanya dipandang dari aspek geografis sebagai wilayah terdepan Indonesia, tetapi juga memiliki potensi besar dalam perdagangan, perikanan, konektivitas, energi terbarukan dan pariwisata.

Cen Sui Lan pun menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk bergerak bersama pemerintah pusat.

Pesan yang ingin dibangun jelas: ketika pemerintah pusat datang membawa program dan pemerintah daerah siap mengawal, maka peluang percepatan pembangunan Natuna semakin terbuka lebar.

Kunjungan Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno bersama Bupati Cen Sui Lan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Natuna semakin mendapat tempat dalam agenda pembangunan strategis nasional.(kalit)

Baca Lainnya  Viral di Media Sosial, Jalan Arah Batubi Tergenang Air Usai Hujan Deras, Kalaksa BPBD Natuna Dorong Mitigasi Permanen
Cen Sui Lan dan Wamenlu Republik Indonesia Arif Havas Oegrose

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *